Cerita Google Adsense dan Dilemanya Bagian 1

Posted on Jul 4, 2013

Bismillahirrahmanirrahim..

Ini merupakan kisah saya, berkaitan dengan perjalanan selama berblogging serta bermain google adsense. Anda pasti sudah tahu google adsense (bagi yang belum tahu semoga dapat mencerna sedikit demi sedikit cerita saya). Ketika pertama kali terlintas dengan judul google adsense, ada sebagian orang yang kecewa atau malas membacanya. Kemungkinan besar karena belum mencoba mendaftar, atau mungkin sudah mendaftar tetapi dengan suksesnya ditolak oleh google adsense. Daripada membahas bagaimana bisa diterima/di-approve, saya akan lebih fokuskan kepada cerita tentang google adsense beserta dilemanya. Dengan tujuan sekunder, sambil menyemarakkan 10 Tahun Peringatan Ulang Tahun Google Adsense (walaupun sudah dari beberapa hari yang lalu). Semoga bisa bermanfaat.
10 tahun perayaan google adsense

Berawal dari ketidaktahuan, saya hanya berblogging dengan alasan ingin berbagi ilmu yang bermanfaat kepada pambaca dunia maya. Pertama kali saya memutuskan tujuan pembuatan blog ini semata-mata untuk berbagi ilmu. Bila tidak percaya silahkan baca: Awal mula berdirinya blog netfori. Itu merupakan postingan awal yang berfungsi untuk mengawali blog ini. Di sana juga disebutkan arti dari nama blog NETFORI itu sendiri.

Setelah memulai untuk menulis beberapa artikel dan lebih mengerti seluk beluk dari berblogging, saya menemukan beberapa artikel yang membahas tentang google adsense. Jelas saja saya tidak tahu apa itu. Maka saya biarkan dan tidak terlalu mempedulikan. Ketika bertemu teman sesama blogger, saat itu ialah admin dari blogmashanif.blogspot.com yaitu Hanif Maliki─ yang notabene blognya telah sukses daripada blog ini─saya berkonsultasi dan menanyakan tentang apa sebenarnya google adsense itu. Ketika itu yang saya ingat pembicaraannya berada di warung mie ayam belakang Telkom Yogyakarta (mie ayamnya lumayan, dengan harga standar bisa dapet banyak+acar). Dari pembicaraan itu Hanif Maliki sempat curhat bahwa dia dua kali mencoba mendaftar google adsense tetapi ditolak melulu dan memutuskan tidak ingin mendaftar lagi. Bahkan pada bulan april 2013 (kalau tidak salah) admin blogmashanif.blogspot.com, menawarkan saya untuk membeli blognya dengan harga Rp100.000, wow! (bagi sang admin, dapat mengkonfirmasikan perihal ini di kotak komentar). 

Pernah juga berpikiran bahwa yang dapat mendaftar google adsense ialah yang memiliki tab “Earnings” atau “Penghasilan” dalam menu blognya. Pada saat itu saya tidak memiliki tab “Earnings” dalam menu blog saya. Maka saya berfikiran bahwa saya tidak ditakdirkan untuk memiliki google adsense dan mencobanya. Saya iri kepada teman blogger lainnya yang ternyata memiliki menu “earnings” tersebut. Oleh karena itu saya tak ambil pusing memikirkan goole adsense dan masih terfokus untuk mengembangkan blog saya menjadi lebih baik.
Beberapa waktu berselang hingga akhirnya saya berpikir, “ngapain saya ngeblog?” “apa keuntungan buat saya?” “Bukankah hanya buang-buang waktu saja?”. Pikiran itu terus terngiang ketika saya mulai bosan dengan aktifitas ngeblog. Akhirnya mulailah berpikiran untuk menghasilkan uang lewat blog tercinta ini.

Aktivitas mencari uang lewat blog juga terinspirasi oleh teman saya. Ia berhasil mendapatkan uang sekitar Rp350.000 hanya dalam waktu 4 hari saja. Blog tersebut beralamat di wordpadvacum.blogspot.com. Dengan tampilan yang biasa dan belum teroptimasi layaknya blog yang sudah ber-alexa tinggi─tetapi berhasil mendapatkan uang lewat jasa iklan yang ditawarkan. Maka dari itu saya berkonsultasi dengan dia dan menerbitkan artikel Pasang IklanMurah Di blog Netfori. Ini sebagai pengawal berbisnis lewat blog.

Banyak hal yang saya lakukan agar ada orang yang mau mengiklankan iklannya di blog saya. Mulai dari blogwalking sana-sini, menawarkan ke sesama blogger, mengubah dan mengedit tempat iklan yang strategis, dan lain-lain. Lalu saya pun berpikir dan instropeksi diri, untuk apa saya menawarkan hal tersebut, sedangkan blog saya ini masih sangat minim visitor (rata-rata 150 visitor/hari pada saat itu) untuk ditawarkan kepada pengiklan. Oleh karena itu, bisnis ini meungkin belum dapat berhasil dengan baik bila ingin terus dilanjutkan.

Beberapa lama sudah malas melanjutkan blogging. Tidak ada motivasi tinggi untuk terus berjalan menempuh segala rintangan mengupdate artikel terbaru. Lagipula, terkadang inspirasi buat update artikel saja tidak ada, apalagi blogwalking ke blog-blog teman. Terasa begitu hampa, bahkan terlintas untuk berhenti berblogging untuk selamanya. Ditambah dengan koneksi internet yang super lambat. Untuk buka google.com aja butuh waktu 30 detik-an. Mungkin partikel-partikel electron sedang malas menanggapi adanya perbedaan arus yang terjadi pada kabel-kabel penghantar sinyal modem sehingga untuk bergerak pun sangat malas bak kakung sedang tidur. Semua rasa itu yang membuat mental saya selalu  down.

Tak disangka, dalam hati yang paling dalam (atau juga bisa malah bisikan setan) ada sebersit ide untuk menguangkan blog ini. Teringat kembali tentang adanya program seperti PPC, CPC, CPA, CPR, dll yang membuat sebagian orang bisa menjadi sukses besar. Kenapa saya tidak mencoba hal tersebut? Bukankah itu juga salah satu strategi lainnya daripada menuggu dengan tak sabar dan dengan ketidakjelasan ada orang yang mau ngiklan di blog saya?

Akhirnya dengan penuh semangat baru, dan passion di dunia blog yang menggebu-gebu, saya putuskan untuk memulai perencanaan memasuki dan memulai bermain google adsense dengan strategi matang….

Bagaimana kisah selanjutnya? Apa yang terjadi? Dan apa rintangan serta bagaimana hingga blog ini di approve oleh Tim Google Adsense? Ikuti terus cerita part 2, HANYA ADA DI BLOG INI!            

Artikel Terkait :



Bagi yang merasa artikel ini menarik, dan ingin menyebarluaskannya dimohon bagi siapa pun yang ingin mengutip diwajibkan untuk mencantumkan kode link di bawah ini. Hargailah karya cipta orang lain. Terimakasih.