Cara Membuat Archive/Sitemap Blog yang Responsive

Posted on Jun 28, 2013

Cara Membuat Archive Blog Responsive
Cara membuat Archive/Sitemap Blog yang Responsive- Blog yang baik, pasti memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk menelusuri dan mencari berbagai artikel di blognya. Tidak hanya menggunakan widget archive default yang di sediakan oleh blogger, tetapi lebih baik dengan memasang archive/sitemap tersebut di halaman statis blog. Ini diperlukan untuk menampilkan secara keseluruhan artikel yang ada dengan di kelompokkan berdasarkan label/kategori yang kita berikan sebelumnya.


Hasil Archive Resposive
Hasil yang sudah jadi
PENTING! Bagi blog yang belum GO RESPONSIVE sebaiknya baca terlebih dahulu artikel cara membuat archive blog yang lebih baik. Mengapa? Karena archive/sitemap tersebut lebih cepat dibandingkan dengan sitemap yang lainnya.

Tak terbantahkan lagi, perkembangan zaman juga memberikan dampak terhadap perkembangan desain blog. Salah satunya dengan adanya responsive web design. Resposive web design adalah suatu methode pendekatan dalam proses design web site yang bertujuan untuk menghadirkan kemudahan dalam membaca dan melakukan navigasi dengan meminimalisasi proses resize, panning, dan scrolling baik saat website dilihat dari dekstop (PC) ataupun perangkat mobile lainnya (tablet dan smartphone) [sumber: ryanardi.com]. Maka bila ada orang yang menggunakan device seperti hp, PC, maupun smartphone, tampilan web tersebut akan menyesuaikan dengan sendirinya.

Memang bayak yang sudah membahas cara ini, tetapi kebanyakan cara yang disampaikan tidak mendukun desain web yang responsive. Oleh karena itu, di sini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat sitemap/archive/daftar isi di halaman statis tetapi juga responsive. Silahkan dilihat terlebih dahulu demonya.

PreviewResponsive Archive for Blogger
Untuk Melihat Tampilan Responsive dapat melihat di sini.

Cara Membuat Responsive Archive/Sitemap for Blogger di halaman statis

  1. Login Blogger.com > Laman/Pages
  2. Laman Baru/New Page > Blank Page/Laman Kosong
  3. Masukkan judul yang sesuai, contoh: Daftar Artikel, Daftar Posting, Archive Blog, dll.
  4. Tulis kata pengantar yang sesuai (boleh tidak diberikan).
  5. Masuk ke dalam tab “HTML” yang beradap di samping kiri icon “Undo”
  6. Masukkan kode di bawah ini:
<script src="https://googledrive.com/host/0BwGpfL5YSUPlckNBdDFQYjZlXzg" type="text/javascript"></script>
<script src="http://netfori.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&alt=json-in-script&callback=loadtoc"></script>
<style type="text/css">
.post-archive { width: 100%; padding: 20px 0; text-transform: capitalize; }
.post-archive h4 { border-bottom: 2px solid #EEEEEE; color: #333333; font-size: 20px; margin: 0 0 10px 2px; padding: 0 0 10px; }
.ct-columns-3 { -moz-column-count: 3; -moz-column-gap: 10px; -moz-column-rule: none; -webkit-column-count: 3; -webkit-column-gap: 10px; -webkit-column-rule: none; column-count: 3; column-gap: 10px; column-rule: none;}
.ct-columns-3 p { padding: 5px 0px; -moz-column-break-inside: avoid; -webkit-column-break-inside: avoid; -o-column-break-inside: avoid; -ms-column-break-inside: avoid; column-break-inside: avoid; display: inline-block; width: 100%; }
.ct-columns-3 p a { background: #fafafa; color: #333; display: block; border: 1px solid #FFFFFF; font-size: 14px; line-height: normal; outline: 1px solid #EEEEEE; padding: 10px 15px; -webkit-transition:all .25s ease-in-out; -moz-transition:all .25s ease-in-out; -o-transition:all .25s ease-in-out; transition:all .25s ease-in-out; }
.ct-columns-3 p a:hover { background: #4d90fe; color: #fff; }
@media screen and (max-width: 768px){ .ct-columns-3 { -moz-column-count: 1; -moz-column-gap: 0px; -moz-column-rule: none; -webkit-column-count: 1; -webkit-column-gap: 0px; -webkit-column-rule: none; column-count: 1; column-gap: 0px; column-rule: none; } } 
</style>
    • Ganti kode yang berwarna merah dengan url blog anda.
    • Ganti kode yang berwarna biru dengan kode warna html agar tampilan sesuai dengan warna template sobat. Untuk mendapatkan kodenya klik di sini. (disarankan)
    7. Pada bagian “Options” pilih “Don't allow, hide existing”
    8. Klik “Publish” dan selesai. Cek halaman tersebut untuk melihat hasilnya.

Demikian tutor singkat ini. Bila ada saran/masukan/pujian/kritikan silahkan komen di kotak komentar google+ di bawah ini. Terimakasih. Sumber di sini.

Artikel Terkait :



Bagi yang merasa artikel ini menarik, dan ingin menyebarluaskannya dimohon bagi siapa pun yang ingin mengutip diwajibkan untuk mencantumkan kode link di bawah ini. Hargailah karya cipta orang lain. Terimakasih.